×
Nikmati diskon di semua marketplace Evelyn. Jangan lewatkan kesempatan ini!
Sudah Kenal Lapisan Wangi Parfummu

Sudah Kenal Lapisan Wangi Parfummu?

Pernah nggak sih kamu semprot parfum dan merasa aromanya berubah-ubah seiring waktu? Di awal wangi buah, sejam kemudian jadi bunga, lalu beberapa jam kemudian aromanya hangat dan lembut. Nah, itu bukan karena parfummu aneh justru itu tandanya kamu pakai parfum yang bagus!

Kenapa bisa begitu? Karena parfum dirancang punya 3 lapisan aroma yang berbeda. Masing-masing punya tugas dan waktu kerja tersendiri di kulitmu. Yuk, kita bahas satu per satu biar kamu makin paham!

Top Notes

Ini adalah aroma yang paling pertama tercium saat kamu menyemprot parfum. Biasanya terdiri dari wangi-wangi segar dan ringan seperti jeruk, apel, pear, atau lemon. Tapi ingat, top notes hanya bertahan sebentar sekitar 5-15 menit saja. Fungsinya bikin kamu jatuh cinta sejak semprotan pertama. Ibaratnya, ini adalah “kesan pertama”. Contoh:  Blossom Violet punya top notes apel & pear yang bikin kamu langsung merasa segar dan ceria.

Middle Notes

Setelah top notes memudar, muncullah middle notes atau biasa disebut “heart notes”. Nah, inilah inti dari parfum. Wanginya lebih seimbang dan menggambarkan karakter asli parfum itu. Biasanya menggunakan aroma bunga atau buah yang lebih lembut seperti mawar, melati, atau litchi. Middle notes bertahan lebih lama sekitar 30 menit sampai 4 jam, dan mulai menyatu dengan pH kulit kamu. Contoh: Blossom Violet, kamu akan mencium aroma mawar & litchi yang manis romantis. Ini fase yang bikin wangi terasa personal banget!

Base Notes

Terakhir, saat middle notes mulai memudar, muncullah base notes aroma yang paling tahan lama dan jadi “jejak akhir” dari parfummu. Biasanya pakai bahan-bahan yang hangat dan lembut seperti vanilla, musk, amber, atau kayu cendana. Base notes bisa bertahan hingga 6–8 jam, tergantung jenis parfumnya dan kondisi kulit kamu. Blossom Violet punya base notes vanilla yang creamy, hangat, dan memberi kesan akhir yang elegan dan tahan lama.

Berapa Lama Lapisan Parfum Bertahan?

Kalau kamu pernah merasa parfummu cepat hilang atau wanginya berubah-ubah, itu bukan hal aneh. Justru itu menunjukkan parfummu punya struktur aroma yang kompleks dan berkualitas. Yuk, pahami bagaimana parfum bekerja lewat tiga lapisan aroma (notes) dan faktor yang mempengaruhi daya tahannya.

Top Notes (5–15 Menit)

Ini aroma pertama yang kamu cium setelah menyemprot parfum. Biasanya terdiri dari aroma ringan dan segar seperti lemon, jeruk, pear, atau apel.

  • Tujuannya: Memberi kesan pertama yang menyenangkan.
  • Umur aroma: Cepat menguap, bertahan hanya sekitar 5–15 menit.

Middle Notes (30 Menit – 4 Jam)

Setelah top notes menghilang, muncul aroma inti dari parfum: middle notes. Ini adalah aroma yang menggambarkan karakter parfum sesungguhnya.

  • Biasanya berupa: Bunga (mawar, melati, litchi), buah manis, atau rempah lembut.
  • Umur aroma: Bertahan antara 30 menit hingga 4 jam tergantung kondisi kulit dan cuaca.

Base Notes (6 – 8 Jam, Bisa Lebih)

Inilah aroma terakhir yang kamu cium. Base notes adalah penutup dari perjalanan aroma parfum.

  • Biasanya berupa: Vanilla, musk, amber, kayu cendana (sandalwood).
  • Umur aroma: Bertahan 6–8 jam atau lebih, tergantung jenis parfum dan pH kulit.

Apa yang Membuat Parfum Tahan Lama?

Jenis Kulit (Lembap vs. Kering)

Kulit lembap lebih “menyimpan” aroma dibanding kulit kering. Kulit kering cenderung membuat parfum cepat menguap. Gunakan lotion di titik nadi sebelum menyemprot parfum.

Konsentrasi Parfum

  • Eau de Parfum (EDP): Lebih pekat, tahan 6–8 jam.
  • Parfum/Extrait: Sangat pekat, tahan 10+ jam.

Blossom Violet adalah tipe EDP, jadi tahan lebih lama.

Area Penyemprotan

Semprot di titik nadi: leher, pergelangan tangan, belakang telinga. Area ini mengeluarkan panas tubuh, membantu menyebarkan aroma.

Baca Juga: Kenapa Parfum Bisa Berubah Aroma di Kulit?

Penyimpanan Parfum

Jangan simpan di tempat panas atau terkena sinar matahari langsung. Cahaya dan suhu tinggi bisa merusak komposisi parfum dan membuat aromanya cepat pudar.

Jenis Aroma

Aroma tertentu memang secara alami lebih tahan lama, seperti:

  • Woody (kayu)
  • Musk
  • Vanilla
  • Amber

Sedangkan aroma citrus dan floral ringan cenderung lebih cepat menguap.

Jadi, sekarang kamu tahu kalau ketahanan parfum dipengaruhi oleh banyak faktor dari jenis kulit sampai cara menyemprot. Dengan parfum yang tepat dan cara pakai yang benar, kamu bisa tampil wangi sepanjang hari tanpa takut bau bercampur keringat. Evelyn Blossom Violet hadir dengan 3 lapisan aroma yang lembut namun tahan lama mulai dari apel & pear, mawar & litchi, hingga sentuhan vanilla yang creamy. Cocok untuk kamu yang ingin wangi manis, feminin, dan elegan sepanjang hari.

Share :

Newsletter

Contact Us

Related article